Langsung ke konten utama

Senjata Mujarab

Hahaha.. Ini bukan blog teroris atau order jasa pembunuh sadis lho Apalagi tempat jual beli senjata online.  Senjata yang aku sebutin di judul itu bukan senjata tajam atau api atau tumpul atau apalah itu senjata yang buat melukai orang lain.Tetapi senjata di sini senjata untuk melawan godaan jahat, pikiran jahat, dan melindungi kita dari semuanya itu.

Buat brader and sister yang bertumbuh di dalam Great Lord kita "Tuhan Yesus", tentu saja memiliki persekutuan pribadi yang teratur ya. Sering disebut HPDT  (Hubungan Pribadi Dengan Tuhan), seperti Bible reading (baca alkitab tiap hari beberapa pasal di kitab tertentu secara berurutan), Saat Teduh (Baca, gali, renung Alkitab langsung Gali Alkitab per perikop atau menggunakan buku renungan), Hafal Ayat, PA (Pemahaman Alkitab secara pribadi), Doa Syafaat, Doa Puasa.

Tetapi yang mau aku tulis di sini adalah bagian Hafal Ayat.


Mazmur 37:31 Taurat Allahnya ada di dalam hatinya, langkah-langkahnya tidak goyah.


apa yang dibahas :
1. Apa pentingnya Hafal Ayat?
2. Manfaat buat kita?
3. Cara Hafal ayat.
4. Kapan?

Setiap hari Selasa jam 9-11 aku ada pertemuan kelompok Tumbuh bersama (KTB). aku, temanku, dan seorang  kaka pemimpin kelompok, kami menyediakan waktu khusus untuk pertemuan KTB. Apa yang kami lakukan? banyak hal ya seperti Belajar Firman Tuhan menggunakan bahan khusus untuk bertumbuh bersama,  Cek penerapan dan HPDT (Hubungan Pribadi Dengan Tuhan), Sharing, Refreshing (ini yang enak hehe), Hafal Ayat bersama, PA bersama, dll.
Minggu lalu tepatnya tanggal 13 maret 2012, kami bersama-sama Hafal Ayat bersama. Waktu itu jadi ingat pas  SMA, setiap mulai KTB pasti dimulai dengan hafal ayat. Sekarang pas kuliah jarang sekali hafal ayat. Padahal hafal ayat tuh penting sekali, banget banget banget deh...
Kenapa bisa penting?? Nah itu karena kita kan gak pegang Alkitab tiap saat ya. Jadi Hafal Ayat itu adalah Firman Tuhan yang kita ingat-ingat terus baik dipikiran dan hati kita, setiap saat pun kita bisa berulang-ulang mengucapkannya (tp bukan buat mantra2an ya hehehe) yah kurang lebih kita seperti Injil berjalan. Ketika kita komitmen untuk Hafal Ayat dan menyimpannya di pikiran dan hati kita, maka itu akan terus mengisi dan menguatkan hati kita, Manfaatnya pun positif ya kawan2. pertama, ketika kita berada dalam kondisi yang mendesak kita berbuat sesuatu yang tak sesuai kehendak Allah kita diingatkan dari hafal ayat itu untuk hidup berprinsip. Kedua, ketika kita merasa Down, putus asa, ayat hafalan yang kita simpan di hati dan pikiran kita memberi motivasi yang segar sehingga membantu kita untuk kuat dan semangat menghadapinya. Ketiga, ketika merasa galau (kata kaka KTB, galau itu artinya tak ada damai sejahtera) Nah dengan ayat hafalan kita bisa merasakan penguatan dan damai sejahtera. Keempat, dengan ayat hafalan kita selalu siap sedia untuk memberitakan injil, dan menguatkan orang-orang di dekat kita tentu saja menguatkan dengan dasar Firman Allah. Dan banyak manfaat-manfaat positif lainnya, tetapi itu bisa jadi hal negatif kalo dipake untuk motivasi "negatif" misalnya untuk menghakimi orang lain, menyalahkan orang lain, menjadi alasan untuk menutup-nutupi kesalahan kita, membenarkan diri sendiri ,dsb.

Mulai dari mana ya ni hafalinnya???
kembali kepada kita sendiri, siapa kita di hadapan Allah? kita bukan siapa2. Yang pertama dan utama yang harus kita ingat bahwa, Kasih Allah yang tak habis-habisnya dalam hidup kita, terutama kasihNya yang menyelamatkan kita.
pada Efesus 2 :8-10 merupakan ayat yang mengingatkan kita akan pengorbanan Tuhan Yesus untuk kita, PengorbananNya yang menyelamatkan kita. Bukan karna kesalehan kita, bukan krn rajinnya kita ke gereja, bukan karna usaha2 kita dan bukan karna pekerjaan2 kita yang menyelamatkan kita tp murni karena Pemberian Allah, anugerah Allah buat kita.
yuk kita Hafalin Efesus 2 : 8-10 (panjang banget ya??? tp kalau dinikmati, efeknya baik loh)


  • 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 
  • 2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. 
  • 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. 
Setiap orang memiliki cara sendiri2 untuk menghafal. Mungkin aku share cara aku menghafal dengan nyaman. misalnya mengulang2 kalimat pertama misal "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman" diulang 2-3 kali lalu baru sambung dengan kalimat berikutnya "itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, " diulang2 lalu sambung kalimat berikutnya, terus menerus sampai ayat terakhir lalu mencoba menghafal semuanya. Setelah hafal, tidak sampai disitu tapi diulang2 tiap saat, saat sedang melakukan kegiatan apapun, itu bisa menjagai kita dari pikiran dan rencana jahat yang setiap saat selalu mengintai kita.
Setelah hafal ayat ini, lanjutkan lagi bahwa ketika seseorang menerima anugerah keselamatan Allah dengan menerima secara pribadi Tuhan yesus Kristus sebagai JuruSelamat, maka perbuatan baik otomatis harus hidup dari jiwa orang tersebut, karena iman tanpa perbuatan = sia2 (Yakobus 2:26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.). Jadi kita selamat bukan karena perbuatan baik kita tetapi karena kita diselamatkan oleh kasih Allah melalui pengorbanan Tuhan kita Yesus Kristus maka kita harus melakukan perbuatan baik sesuai kehendakNya.
yuk, hafalin ayat 1 pet 1 : 14-16
Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,  tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.
hafalkan sama seperti ayat di atas.

Allah memberikan kita jaminan-jaminan sesuai dengan FirmanNya,

  • Jalan Keselamatan berdasarkan Efesus 2 : 8-10
  • Jaminan Keselamatan berdasarkan Roma 5 :10
  • Jaminan Keselamatan dan perbuatan baik berdasarkan 1 Petrus 1 : 14-16
  • Saat Teduh berdasarkan Yohanes 15 : 5
  • Jaminan Jawaban Doa berdasarkan Yohanes 16 : 24
  • Jaminan Kemenangan atas pencobaan berdasarkan 1 kor 10 : 13
  • Jaminan Pengampunan Dosa berdasarkan 1 Yohanes 1 : 9
  • Jaminan Bimbingan Tuhan berdasarkan Amsal 3 : 5-6

Sekali lagi ini bukan mantra2an untuk memuaskan keinginan kita secara pribadi loh ya, ini adalah Firman Allah yang kita simpan dalam hati dan pikiran kita untuk menjaga kita dari segala kejahatan (baik dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan). Menjadikan kita selalu hidup sesuai kehendakNya. Selamat Hafal ayat, jadikan ini bukan beban tetapi anugerah dimana Firman Allah selalu ada di dalam hati kita dan membuat kita tidak goyah saat melangkah maupun memutuskan sesuatu. Serta menjadi senjata yang mujarab dalam menghadapi segala tipu daya iblis yang sering membuat kita lemah. Semangat bertumbuh. :DDD












Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Pernah Sama

 Hidup itu tidak pernah sama, miliaran orang di muka bumi ini memiliki jalan kehidupannya masing-masing. Memiliki pilihan masing-masing. Tidak pernah akan sama. Kenapa ya ketika melihat kehidupan orang lain, aku selalu merasa ingin merasakan menjadi seperti mereka. Setiap hari aku selalu bertanya di dalam kepala dan benakku, kenapa jalan hidupku seperti ini. Kenapa aku tidak bisa seperti orang-orang pada umumnya yang sepantaran usianya sepertiku. Di usiaku ini seharusnya aku sudah memiliki pekerjaan mapan, menikah, menyenangkan orang tua dan keluarga. Tetapi aku belum bisa. Terkadang aku merasa gagal, apa yang telah kulakukan selama ini? Kenapa jalan-jalan yang kupilih rasanya jauh dan lambat.  Kita seharusnya tidak membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain, kita harus bersyukur untuk apapun yang kita miliki. Ya aku setuju, tetapi kenapa ya aku selalu saja tergoda untuk memimpikan kehidupan orang lain. Andai saja aku seperti dia, andai saja aku memilih jalan seperti di...

[CERPEN] Semua Gara-gara Iklan

Hari itu cerah sedikit berawan berbentuk seperti kue serabi, melihat awan saja rasanya sudah kenyang. Entah kerasukan apa, Elam tiba-tiba mengambil gunting dan pergi ke dapur. Di dapur ada nenek dan ibunya sedang mempersiapkan makan siang. Ia ke dapur dengan tergesa-gesa sambil memegang sebuah gunting besar. "Kamu ngapain ke sini bawa gunting?", tanya neneknya sambil melihat gunting di tangannya dengan posisi waspada. Elam dengan mata melotot menghiraukan pertanyaan neneknya. Makin kuatir dengan kondisi cucunya yang memang agak aneh itu, si nenek mendekat ke menantunya, "Kenapa itu si bocah?". "Udah biarin aja nek, paling dia habis kena hipnotis", kata ibunya Elam. Dengan dahi mengerut, si nenek kembali mengupas bawang merah yang sempat membuat matanya berair sambil menghiraukan Elam yang seperti orang kehilangan mencari sesuatu di setiap laci, wadah, lemari, bawah meja, dalam toples, dan sudut-sudut dapur. "Kayaknya aku pernah liat itu barang di dapu...

Maafkan Aku, Diriku

Maafkan aku ya diriku, aku terlalu pengecut sehingga aku lebih memilih melarikan diri dan bersembunyi. Aku merasa sebuah proses begitu melelahkan, padahal aku membutuhkannya. Aku terlalu terlena mencari kenyamanan diri, sehingga aku lupa bahwa hidup tidak selalu indah seperti foto/video yang dishare di media sosial. Aku lupa bahwa hidup itu bukan media sosial. Aku terlalu sibuk merapikan yang di luar, aku lupa untuk mengasah apa yang ada di dalam. Maafkan aku ya diriku, aku lebih suka mendengar apa kata orang daripada apa yang benar untuk dilakukan sehingga aku membuatmu terombang-ambing. Membuatku terkurung pada pikiran-pikiran sempit dan berjalan pada lorong sempit yang dilewati oleh kebanyakan orang. aku lupa bahwa aku perlu keluar lorong untuk melihat langit dan padang rumput yang luas. Apa sebenarnya yang kucari? apa sebenarnya yang kuinginkan? apa yang benar-benar aku butuhkan? apa sebenarnya yang membuatku seolah terburu-buru dalam menjalani kehidupan. Tak pernah aku melihat tah...